Hidup untuk Visi Masa Depan Anak – Diabetes Daily

Under-resourced countries

Konten ini awalnya muncul di Beyond Type 1. Diterbitkan ulang dengan izin.

Oleh Alexi Melvin

Beyond Type 1 dengan senang hati menyelenggarakan webinar, yang dapat Anda lihat di sini. Kami ingin memperkenalkan komunitas kami pada Life for a Child—organisasi luar biasa yang berkontribusi pada komunitas diabetes global, khususnya remaja diabetes tipe 1 (T1D) di negara-negara yang kekurangan sumber daya.

Membuat Dampak Bersama

Thom Scher, Presiden & CEO Beyond Type 1 memulai acara dengan mencatat pentingnya dan dampak dari kemitraan Beyond Type 1 / Life for a Child.

Thom, yang bergabung dengan Life for a Child’s Steering Committee pada tahun 2020, mengakui bahwa upaya gabungan yang dimulai oleh kedua organisasi lebih penting dari sebelumnya. Kemitraan yang dihargai ini bertujuan untuk menyebarkan kesadaran tentang dampak luar biasa yang dimiliki Life for a Child pada remaja T1D di negara-negara yang kekurangan sumber daya ini.

Thom kemudian memperkenalkan Dr. Graham Ogle, Manajer Umum untuk program Life for a Child, yang juga seorang ahli endokrinologi pediatrik yang telah bekerja di Papua Nugini dan Kamboja dan telah bergabung dengan Life for a Child sejak didirikan pada tahun 2000.

Graham bergabung dengan Emma Klatman, Manajer Kebijakan & Advokasi Global untuk Kehidupan untuk Anak, yang memulai pekerjaannya dalam advokasi diabetes ketika dia didiagnosis menderita T1D pada tahun 1999.

Kebenaran yang Mengerikan

Graham berbicara tentang beratnya didiagnosis dengan diabetes tipe 1 di negara dengan sumber daya rendah. Meninggal bahkan sebelum diagnosis sering terjadi karena kesalahan diagnosis. Ketoasidosis sangat jarang terjadi di negara-negara ini dan dapat disalahartikan sebagai infeksi dada, gastroenteritis, malaria, atau kehamilan ektopik.

Diperkirakan setidaknya ada 1,1 juta orang di bawah usia 20 tahun dengan T1D, dan sekitar 300.000 di antaranya membutuhkan bantuan segera. Sebuah studi tahun 1999 di negara Afrika Barat Mali menunjukkan bahwa 18 dari 20 anak dengan diabetes tipe 1 meninggal dalam waktu tiga tahun.

Sorotan kemudian beralih ke studi Life for a Child yang menunjukkan sangat jarang bagi pemerintah berpenghasilan rendah untuk menyediakan insulin kepada orang muda dengan diabetes. Bahkan lebih jarang bagi pemerintah dalam pengaturan ini untuk menyediakan strip tes.

Memberikan Dukungan & Pendidikan yang Diperlukan

Visi Life for a Child adalah tidak ada anak yang meninggal karena diabetes. Hingga saat ini, program tersebut telah membantu sedikitnya 26.000 anak muda di 44 negara.

Lantas, seperti apa dukungan yang diberikan? Jawabannya tergantung pada apa kebutuhan di setiap negara tertentu, tetapi biasanya mencakup:

  • jarum suntik insulin
  • Meter dan strip tes
  • pengujian A1c
  • Pelatihan profesional kesehatan tentang pendidikan diabetes
  • Skrining komplikasi
  • Biaya transportasi & komunikasi
  • Peningkatan kapasitas
  • Saran teknis
  • Kamp diabetes

Sejak LSM Perancis Mali Santé Diabète dan Life for a Child mulai saling mendukung, sekarang ada lebih dari 900 anak muda yang hidup dengan diabetes di Mali. Lebih banyak orang muda yang didiagnosis dengan diabetes karena lebih banyak kasus yang dikenali, dan oleh karena itu, lebih banyak yang mampu bertahan.

Graham menekankan bahwa pendidikan diabetes sangat penting. Ada banyak materi dalam banyak bahasa yang sedang dikembangkan dan diperluas di situs web Life for a Child.

Dengan bantuan International Society for Pediatric and Adolescent Diabetes, Life for a Child telah membuat sebuah buku saku dengan panduan penting untuk diikuti oleh para dokter dan profesional kesehatan lainnya di negara-negara yang kekurangan sumber daya ketika mereka menghadapi seorang anak dengan diabetes.

Hidup untuk Anak: Melangkah Maju

Emma menjelaskan bahwa pada tahun 2021, Life for a Child mengumumkan “Visi 2030,” sebuah ekspansi yang akan melihat peningkatan dukungan dari membantu 23.000 kaum muda di 43 negara menjadi 150.000 kaum muda di 65 negara.

Bagian kedua dari Visi 2030 adalah meningkatkan tingkat perawatan diabetes tipe 1 untuk kaum muda yang didukung. Ini melibatkan peningkatan akses ke rejimen insulin modern dan peningkatan penyediaan strip tes glukosa darah, sehingga kaum muda dapat melakukan pemantauan harian lebih sering. Ini juga melibatkan kemajuan pelatihan profesional perawatan kesehatan, pendidikan keluarga, dan dukungan sebaya. Elemen terakhir dari Visi 2030 adalah mendorong keberlanjutan dengan menerapkan penelitian dan inisiatif advokasi berbasis bukti yang mendorong keberlanjutan tingkat negara.

Bagaimana Cara Terlibat?

Emma meluangkan waktu sejenak untuk menjelaskan cara terbaik untuk terlibat dengan Life for a Child. Cara-cara tersebut antara lain:

  • Menjadi pendonor, baik satu kali maupun berulang.
  • Memberi tahu dunia tentang karya Life for a Child dengan membagikan postingan media sosial dan menyebarkan berita di antara keluarga dan teman Anda.
  • Mengunjungi situs web LFAC dan memberikan suara dalam kompetisi seni, di mana anak-anak dan dewasa muda telah menciptakan karya seni yang menggambarkan kehidupan mereka dengan diabetes.
  • Menjadi kreatif dan memulai inisiatif penggalangan dana kami sendiri, seperti tantangan lari atau acara sekolah.

Acara virtual ditutup dengan beberapa pertanyaan dari pemirsa, dan ucapan “terima kasih” dari Thom kepada tim Life for a Child yang luar biasa.


Tampilan Postingan:
1

Baca lebih lanjut tentang A1c, diagnosis diabetes, suplai diabetes, insulin, Manajemen intensif, Life for a Child, sumber daya, webinar.

Author: Mabel Freeman